Rentetan Penyerangan Puluhan Pemotor di Angkringan Mojokerto Kota, Tiga Warga Luka-Luka

JAKMAS || MOJOKERTO — Serangkaian aksi kekerasan dilaporkan terjadi di beberapa titik di wilayah Kota Mojokerto, Jawa Timur, yang menimbulkan keprihatinan warga. Kelompok pengendara motor diduga melakukan penyerangan hingga tiga orang mengalami luka-luka, serta merusak sejumlah fasilitas umum dan kendaraan warga di lokasi berbeda.
 
Penyerangan pertama terjadi sekitar pukul 03.30 WIB di angkringan milik Anita Fera, dekat Gang Kedungsari, Kelurahan Gununggedangan. Saat itu, Ricco Ramadani dan Alfian Tri Ainur Ridho sedang berkumpul bersama rekan-rekannya, ketika rombongan pengendara motor tiba-tiba datang dan melakukan penyerangan.
 
Rombongan tersebut membawa bendera bertuliskan “BALELO” dan “ANTI ANJAL LUTUNG”. Mereka diduga menyerang pemuda di lokasi menggunakan kayu dan senjata tajam. Akibatnya, Ricco mengalami memar di punggung dan luka sayat di kepala, sedangkan Alfian menderita luka serius hingga harus menjalani operasi di RS Kamar Medika.
 
Kelompok itu kemudian bergerak ke arah barat dan menyerang kembali di angkringan milik Mischel, di samping pintu barat Pasar Burung Empunala. Saiful Nurcholis yang sedang berjaga turut menjadi korban, mengalami luka sayat di betis kiri dan bagian atas kepala akibat serangan tersebut.
 
Aksi kekerasan berlanjut ke lokasi ketiga, yaitu di angkringan depan Bakso Bagong. Meski tidak ada korban luka yang dilaporkan, kelompok tersebut diduga merusak fasilitas tempat usaha dan sepeda motor milik kerabat penjaga angkringan di lokasi kejadian tersebut.
 
Kasat Reskrim Polres Mojokerto Kota AKP M. Kevin Ramadhan membenarkan adanya peristiwa tersebut. “Tim Resmob masih melakukan pulbaket dan lidik,” ujarnya singkat saat dikonfirmasi awak media terkait perkembangan penanganan kasus ini.
 
Polisi saat ini tengah menyelidiki identitas para pelaku serta motif di balik serangkaian penyerangan tersebut. Penyidik juga mendalami keterkaitan kejadian di tiga lokasi untuk memastikan apakah seluruh aksi itu dilakukan oleh kelompok yang sama.
 
Masyarakat diimbau tetap tenang dan menyerahkan proses pengungkapan kasus kepada aparat kepolisian. Warga berharap pihak berwenang dapat segera mengungkap kasus ini dan menindak tegas para pelaku sesuai hukum yang berlaku demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.,(Red-Jhon).
Previous Post Next Post