Pria 58 Tahun Hilang di Sungai Brantas Jombang, Sandal Ditemukan Mengambang di Tengah Arus

JAKMAS || JOMBANG — Suasana cemas menyelimuti warga Desa Keboan, Kecamatan Ngusikan, Kabupaten Jombang, setelah seorang pria berinisial Suparno (58), warga Dusun Menturus, Desa Menturus, Kecamatan Kudu, dilaporkan hilang. Ia diduga menceburkan diri ke aliran Sungai Brantas pada Senin (7/9/2026), dan hingga kini belum ditemukan.
 
 Kejadian bermula sekitar pukul 10.00 WIB. Suparno datang ke lokasi menggunakan sepeda motor Suzuki Thunder berwarna biru dengan nomor polisi K 5553 HS, lalu memarkirkannya di samping rumah produksi tahu milik warga. Setelah itu, ia berjalan kaki menuju tanggul Sungai Brantas dan menghilang dari pandangan.
 
Ketika pukul 11.30 WIB tiba namun Suparno tidak kunjung kembali, kekhawatiran mulai muncul. Keluarga dan warga segera melakukan pengecekan ke tepian sungai. Di sana, sebuah pemandangan yang memilukan ditemukan: sepasang sandal sebelah kiri milik Suparno terlihat mengambang di atas air, sekitar lima meter dari bibir sungai.
 
 Keluarga segera melaporkan kejadian ini ke Polsek Ngusikan. Kakak korban, Ngateman (64), beserta anak korban, Anggi Prasetyo (39), terus berharap kabar baik datang secepatnya.
 
Kapolsek Ngusikan, AKP Bagus Tejo Purnomo, membenarkan adanya laporan tersebut dan menegaskan upaya pencarian terus dilakukan.
 
"Kami berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Jombang untuk mendukung proses pencarian di sepanjang aliran Sungai Brantas. Kondisi arus sungai menjadi tantangan utama, namun tim gabungan bersama warga terus berupaya menemukan keberadaan Suparno," ujarnya.
 
Selama pencarian, polisi telah mengamankan sejumlah barang milik korban: sepeda motor yang diparkirkan serta satu sandal yang ditemukan mengambang. Namun keberadaan Suparno sendiri masih menjadi misteri. Hingga berita ini diturunkan, pencarian terus berlangsung dan penyebab kejadian belum dapat dipastikan secara resmi.(Jhon/Budi ).
Previous Post Next Post