Belum Ada Tanggapan Pejabat, FRMJ Tambah Tenda & Ancam Kerahkan Massa Lebih Besar di Depan Pemkab Jombang

JAKMAS || JOMBANG — Aksi protes Forum Rembug Masyarakat Jombang (FRMJ) memasuki hari kedua pada Rabu (16/9/2026) di depan Kantor Pemerintah Kabupaten Jombang. Belasan tenda kini berjajar rapi di halaman gedung pemkab, menandakan tekad massa yang tak surut meski belum ada satu pun pejabat yang menemui mereka.
 
Koordinator FRMJ, Joko Fattah Rochim, menyampaikan ketegasannya. "Sudah jelas tidak ada niatan dari pejabat pemkab untuk menemui kita. Kalau belum ada, tenda ini akan kita tambah lagi sebanyak-banyaknya," ujarnya tegas. Massa bertahan siang dan malam, kebutuhan makan dan minum dipenuhi secara swadaya oleh simpatisan yang datang bergantian.
 
Ada empat tuntutan utama yang disampaikan FRMJ. Dua yang paling krusial adalah penyelesaian akses jalan dan perizinan PT Jian You di Gambiran, Kecamatan Mojoagung, serta penataan tegas Pedagang Kaki Lima (PKL) di zona merah kawasan wisata dan Alun-Alun Jombang yang dinilai merugikan pedagang resmi.
 
Dua tuntutan lainnya menyangkut penyelesaian persoalan KPRI Sejahtera melalui jalur hukum, serta komitmen agar Jombang Fest 2026 lebih melibatkan pekerja seni dan pelaku UMKM lokal, bukan hanya pihak luar.
 
Fattah memperingatkan, jika dalam waktu dekat belum ada tindak lanjut, mereka tak segan mengerahkan massa dalam skala jauh lebih besar. "Kita akan bertahan di sini bahkan sampai satu bulan jika perlu. Sampai tuntutan selesai, kita akan demo besar-besaran, nggak main-main. Semua akan kita kerahkan," ancamnya. Hingga berita ini diturunkan, situasi terpantau kondusif namun ketegangan terus membumbung.(Jhon/Eksan).
Previous Post Next Post