Pawai Budaya Berubah Ricuh! Dua Warga Diamankan Warga Diduga Curi HP, Luka Dipukul Sebelum Diserahkan Polisi

JAKMAS || JOMBANG – Suasana meriah pawai budaya dalam rangka kegiatan Sedekah Desa Sidomulyo, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang, tiba-tiba berubah menjadi keributan, Sabtu (8/8/2026). Kejadian bermula saat seorang warga bernama Ulil Ajmi Dwi Rachmawati (22 tahun) melaporkan kehilangan ponsel merek Oppo A58 saat ikut berdesak-desakan di tengah keramaian.
 
Kehilangan barang berharga itu memancing reaksi warga yang mulai waspada. Berdasarkan laporan sekitar pukul 09.00 WIB di depan Balai Desa Sidomulyo, warga curiga pada dua pria tak dikenal yang terlihat bergerak mencurigakan di lokasi. Kerumunan yang padat membuat dugaan semakin kuat, hingga akhirnya kedua pria tersebut diamankan warga di halaman Balai Desa sebelum dilaporkan ke pihak berwajib.
 
Saat petugas Polsek Megaluh tiba di lokasi sekitar pukul 10.00 WIB, suasana sempat memanas. Saat hendak dibawa ke mobil patroli, amarah warga meluap dan kedua pria tersebut sempat dipukuli hingga mengalami luka memar dan lebam di sekujur tubuh.
 
Identitas kedua orang yang diamankan masing-masing AAG (39 tahun) dan AAM (39 tahun), keduanya warga Desa Sumber Agung, Kecamatan Megaluh.
 
Polisi segera membawa mereka ke Puskesmas Megaluh untuk mendapatkan penanganan medis terlebih dahulu. Setelah kondisinya stabil, keduanya dibawa ke Polsek Megaluh untuk diperiksa lebih lanjut oleh Unit Reskrim.
 
Saat ini polisi sedang mendalami keterangan korban, saksi-saksi di lokasi, serta menelusuri bukti-bukti guna memastikan apakah kedua tersangka benar-benar terlibat dalam dugaan pencurian ponsel tersebut.
 
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan tindakan main hakim sendiri jika mendapati dugaan tindak pidana, melainkan segera melaporkan kepada petugas agar proses hukum dapat berjalan dengan adil dan benar.(Jhon/Mukid).
Previous Post Next Post