JAKMAS || JOMBANG – Warga sekitar Dusun Jatirowo, Desa Jatigedong, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang digegerkan dengan penemuan mengerikan di aliran Sungai Brantas pada Jumat (7/8/2026) pagi. Seorang pemancing yang hendak mengecek joran pancingnya justru menemukan jasad perempuan tak teridentifikasi sedang mengapung di pinggir sungai.
Kapolsek Ploso, Kompol Achmad Chairudin menjelaskan, penemuan berawal sekitar pukul 07.00 WIB saat warga tersebut sedang memantau hasil pancingnya. "Saat mendekat, ia menyadari itu bukan sampah, melainkan jasad manusia yang tersangkut tanaman air," ungkapnya.
Kondisi jasad saat ditemukan sudah membusuk dan menggembung, dalam posisi tertelungkup. Korban diperkirakan berusia sekitar 50 tahun, dan masih mengenakan pakaian lengkap berupa baju serta kaos bergambar Hello Kitty, ditambah celana pendek bermotif bunga.
Tim kepolisian segera mengevakuasi jasad ke kamar jenazah RSUD Jombang untuk pemeriksaan lebih lanjut. Berdasarkan pemeriksaan awal, belum ditemukan tanda-tanda kekerasan atau luka penganiayaan pada tubuh korban.
Kendala terbesar kini ada pada proses identifikasi. Mengingat tingkat pembusukan yang cukup parah, polisi menduga korban telah meninggal dunia lebih dari lima hari atau sekitar satu pekan. Hal ini menyebabkan sidik jari rusak dan tidak bisa dijadikan acuan untuk mengenali identitasnya.
"Tim Satreskrim Polres Jombang masih berupaya mencari petunjuk lain, sekaligus menghimbau masyarakat yang kehilangan keluarga atau kerabat dengan ciri-ciri serupa untuk segera melapor ke kantor polisi terdekat," tambah Chairudin.
Hingga berita ini diturunkan, jasad masih disemayamkan di RSUD Jombang menunggu proses visum dan pengenalan lebih lanjut.(Jhon/Wandi).