Kecelakaan Beruntun Truk Kontainer Rem Blong di Jombang ,Dua Perempuan Meninggal Dunia

JAKMAS || JOMBANG – Peristiwa nahas mengguncang Jalan Nasional Mojoagung–Peterongan, tepatnya di depan Kantor Samsat Jombang, Desa Jogoloyo, Kecamatan Jogoroto, Rabu pagi (22/7/2026). Sebuah truk kontainer mengalami dugaan kegagalan rem, menghantam kendaraan lain dan memicu kecelakaan beruntun yang merenggut nyawa dua perempuan di lokasi.
 
Kronologi bermula saat truk kontainer bernomor polisi B 9188 PEU melaju dari arah timur ke barat. Saat itu arus lalu lintas cukup padat, banyak karyawan pabrik sepatu sedang menyeberang menuju tempat kerja. Tiba-tiba diduga sistem pengereman kendaraan tersebut gagal berfungsi atau rem blong, sehingga pengemudi tak mampu mengendalikan laju kendaraan raksasa itu.
 
Truk pun melaju tak terkendali dan menghantam sejumlah kendaraan yang ada di depannya. Suara benturan keras memicu kepanikan luar biasa; warga dan pengguna jalan yang ada di sekitar berhamburan menyelamatkan diri, sementara sebagian lainnya bergerak sigap memberikan pertolongan pertama kepada korban sebelum petugas tiba.
 
Akibat benturan mengerikan itu, dua perempuan yang diketahui bernama MS dan PD meninggal dunia di tempat kejadian. Salah satu korban sempat terlindas dan tersangkut di kolong truk, sehingga tim gabungan harus bekerja ekstra hati-hati menggunakan peralatan khusus untuk proses evakuasi. Sejumlah korban lain yang mengalami luka-luka dengan berbagai tingkat keparahan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat.
 
Peristiwa ini otomatis melumpuhkan arus lalu lintas dan menimbulkan kemacetan panjang. Personel Satlantas Polres Jombang bersama tim medis dan relawan segera turun tangan mengevakuasi korban, membersihkan lokasi, serta mengatur kembali pergerakan kendaraan.
 
Saat ini Unit Gakkum Satlantas masih melakukan olah TKP, mengumpulkan barang bukti, serta memeriksa saksi untuk memastikan penyebab pasti kejadian. Dugaan sementara tertuju pada kegagalan fungsi pengereman, namun penyebab resmi masih menunggu hasil penyelidikan mendalam.
 
Kepolisian pun mengimbau tegas kepada seluruh pengemudi kendaraan berat dan angkutan barang: Wajib periksa kondisi kendaraan secara menyeluruh, terutama sistem pengereman, sebelum memulai perjalanan. Keselamatan diri sendiri maupun orang lain di jalan adalah tanggung jawab bersama.
 
Kasus ini masih dalam penanganan aktif Satlantas Polres Jombang.(Red Jhon).
Previous Post Next Post