Musola Mustajab Ridholloh: Wadah Ibadah Wakaf Keluarga untuk Tingkatkan Pengabdian Agama dan Negara

JAKMAS | Jombang – Sebuah tempat ibadah bernama Musola Mustajab Ridholloh berdiri kokoh dan dimanfaatkan secara aktif oleh warga di lingkungan Desa Murukan, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang. Tempat ibadah ini didirikan atas inisiatif dan perjuangan Gus Mojopahit atau yang akrab disapa Gus Thoha, pria kelahiran Jombang, 9 September 1972.
 
Musola ini merupakan wakaf resmi dari keluarga besar H. Mustajab, yang diserahkan sepenuhnya untuk kepentingan umum. Tidak ada batasan atau syarat khusus: tempat ini terbuka bagi siapa saja tanpa memandang suku, golongan, keyakinan, maupun status sosial.
 
Lebih dari sekadar tempat salat, pendirian musola ini memiliki tujuan mulia untuk meningkatkan pengabdian kepada agama sekaligus pengabdian kepada negara. Melalui kegiatan keagamaan yang teratur, diharapkan tumbuh masyarakat yang tidak hanya taat beribadah, tetapi juga memiliki karakter yang baik, rukun sesama, dan cinta tanah air.
 
“Musola ini kami wakafkan sepenuhnya untuk kepentingan umum. Siapa saja boleh beribadah, belajar agama, atau berkumpul untuk kebaikan di sini tanpa terkecuali. Harapannya, tempat ini menjadi sarana untuk memperkuat iman dan takwa, sekaligus membangun persatuan warga yang pada akhirnya menjadi warga negara yang baik dan bermanfaat bagi bangsa,” ujar Gus Thoha saat ditemui di lokasi.
 
Dengan adanya Musola Mustajab Ridholloh, warga sekitar kini memiliki tempat yang layak dan nyaman untuk melaksanakan salat berjamaah, pengajian rutin, pengajian anak-anak, serta berbagai kegiatan keagamaan dan sosial lainnya. Keberadaannya juga berperan mempererat silaturahmi antarwarga, menjaga kerukunan, serta menciptakan lingkungan yang kondusif untuk membangun generasi yang berakhlak mulia.
 
Warga setempat menyambut baik kehadiran fasilitas ini. Mereka mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada keluarga H. Mustajab dan Gus Thoha yang telah meluangkan pikiran, tenaga, dan harta untuk membangun tempat yang sangat bermanfaat tersebut.
 
“Kami sangat bersyukur ada musola ini. Jaraknya dekat dengan pemukiman, sehingga memudahkan kami dan anak-anak untuk beribadah dan belajar. Semoga tempat ini senantiasa menjadi berkah, menambah ketaatan kami kepada Allah SWT, serta membuat kami semakin cinta dan setia kepada negara Indonesia tercinta,” kata salah satu warga, Sunarto.
 
Sampai saat ini, musola ini terus dibuka dan dikelola secara bersama-sama oleh warga sekitar. Pengelolaan dilakukan secara kekeluargaan dengan prinsip kebersamaan, agar manfaatnya dapat dirasakan terus-menerus oleh generasi sekarang maupun mendatang.

Dan telah di siapkan toko geratisnuntuk kebutuhan Masyarakat yang hadir ke tempat itu sesuai kepentingan masing masing,bisa ambil minuman dan makanan yang sudah di siapkan secara geratis oleh keluarga besar H.Mustajab (Jhon/Mukid).
Previous Post Next Post