JAKMAS | JOMBANG – Sebuah insiden kecelakaan lalu lintas melibatkan dua sepeda motor terjadi di Jalan Raya Jombatan, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang, pada Minggu malam (31/5/2026) sekitar pukul 23.00 WIB. Peristiwa ini menyebabkan salah satu pengendara harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Berdasarkan keterangan dari Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang, Ipda Siswanto, kecelakaan tersebut melibatkan dua unit sepeda motor jenis Honda Revo dengan nomor polisi S-6559-OAK dan S-2742-KZ.
Menurut penjelasan yang diperoleh di lokasi, kendaraan bernomor polisi S-6559-OAK dikendarai oleh Dude Muhammad Arjuna (16), seorang pelajar warga Desa Sukoiber, Kecamatan Gudo. Saat itu, ia sedang melajukan kendaraannya dari arah utara menuju selatan. Di titik yang sama, melintas sepeda motor lain bernomor polisi S-2742-KZ yang dikendarai Edy Setyawan (40), warga Desa Kedungbetik, Kecamatan Kesamben.
Di lokasi kejadian, kedua kendaraan tersebut dikabarkan saling bersenggolan, yang mengakibatkan keduanya jatuh ke pinggir jalan. "Berdasarkan keterangan awal dari para pihak dan saksi di lokasi, insiden bermula dari senggolan antar kedua kendaraan tersebut," ungkap Ipda Siswanto saat memberikan keterangan pada Senin (1/6/2026).
Akibat kejadian ini, Edy Setyawan selaku pengendara Honda Revo S-2742-KZ mengalami luka ringan pada bagian tubuhnya dan segera dibawa ke RSUD Jombang untuk perawatan lebih lanjut. Sementara itu, Dude Muhammad Arjuna beserta penumpangnya, Irfansyah Zanuar Pratama (17), beruntung tidak mengalami cedera berarti dan dalam keadaan sehat setelah kejadian.
Mendapat laporan kejadian, petugas dari Satlantas Polres Jombang segera turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan kendaraan yang terlibat, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi mata guna melengkapi berkas penyelidikan.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih menelusuri rangkaian kejadian secara mendalam untuk memastikan faktor utama apa yang memicu terjadinya kecelakaan tersebut, apakah karena kelalaian pengendara, kondisi jalan, atau faktor lain yang turut berperan.(Budi B/Klib).