JAKMAS || Kediri - Seorang laki laki di temukan meninggal ,Jenazahnya tergantung di sebuah pohon jambu mente di Dusun Bancangan ,Desa Blaru,Kecamatan Badas Kabupaten Kediri pada hari Kamis 07/05/2027.
Di ketahui korban berinisial EBW(30) warga Dusun Sekuning Desa Besowo Kecamatan Kepung ,Jasad korban pertama kali di temukan oleh saksi mata sekitar pukul 05:20 WIB dalam kondisi menggantung pada seutas tali rafia kuning.
Kapolsek pare AKP Rudy Darmawan "menyampaikan " memang benar adanya kejadian tragis tersebut,berdasarkan informasi yang di himpun ,korban sempat mengunjungi rumah orang tua kandungnya di Dusun Klampokrejo,Desa Blaru ,Kecamatan Badas Kabupaten Kediri pukul 02:00 WIB dini hari,Korban berpamit cari kerja di Surabaya menggunakan motor Kawasaki Ninja miliknya "ujar AKP Rudy Darmawan ".
Akan tetapi ,setelah beberapa jam kemudian ada seorang warga yang melintas di Dusun Bancangam Melihat sesosok tubuh tergantung di pohon jambu mente,lantas di beritahukan ke perangkat desa dan di laporkan ke Polsek Pare.
Setelah mendapat laporan Polisi langsung meluncur ke tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan barang bukti berupa rafia warna kuning ,satu buah tas doreng,sepasang sandal hitam ,dan satu unit sepeda motor Kawasaki Ninja warna hijau tanpa plat nomor yang di duga milik Korban.
Sementara motif dari peristiwa ini menurut AKP Rudy karna adanya depresi yang di alami korban ,hal ini di perkuat oleh keterangan dari ibu tiri korban yang menyebutkan bahwa selama berada di rumah ,korban seri g terlihat melamun di depan rumah.
AKP Rudy "menambahkan "dari keterangan pihak keluarga ,korban seri g menghabiskan waktunya dengan melamun akhir akhir ini,dugaan kuat penyebab korban bunuh diri adalah karna depresi "tambahnya".
Dr.Fari Tedy Rahardian Tim medis dari Puskesmas Badas bersama tim INAFIS dari Polres Kediri telah melakukan pemeriksaan luar terhadap jenazah,dan tidak menemukan adanya tanda tanda kekerasan. Atau penganiayaan pada tubuh korban,kejadian ini murni tindakan bunuh diri,dan pihak keluarga sudah menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak untuk di otopsi "pungkas AKP Rudy"(Jhon/Tim Red).