JAKMAS || Jombang - Temuan mayat dengan luka gorok di leher yang menggegerkan warga Jombang, di saluran sekunder Mrican Kanan, Desa Turipinggir, Kecamatan Megaluh,tim dari aparat Kepolisian Resor Jombang langsung menangani kasus ini untuk mengungkap peristiwa tragis ini.
Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan mengemukakan pihaknya masih mendalami terkait dengan temuan mayat dengan jenis kelamin laki-laki itu. Mayat tersebut ditemukan dari laporan warga yang curiga ada orang tertelungkup di sungai"jelasnya".
"Masih dengan Ardi" Berdasarkan informasi dari masyarakat menemukan mayat laki-laki umur sekitar 30 tahun di daerah aliran Sungai Mrican, Desa Turipinggir, Kecamatan Megaluh ini. Korban ditemukan dalam keadaan tertelungkup di sungai," katanya kepada wartawan di Jombang.
"Ardi menambahkan" Polisi yang datang ke lokasi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Korban juga dilakukan pemeriksaan dan hasilnya ditemukan luka di bagian leher dan pipi korban.
Tubuh korban juga dibawa petugas ke rumah sakit di Jombang untuk pemeriksaan lebih lanjut. Petugas melakukan autopsi guna mengetahui dengan pasti penyebab kematiannya.
"Ada dugaan luka di lehernya dan di pipi. Ini sudah kami bawa ke rumah sakit di Jombang untuk dilaksanakan autopsi guna mengetahui secara pasti apakah korban mati secara wajar atau ada dugaan tindak pidana," paparnya".
Pihaknya belum bisa menjelaskan lebih detail terkait dengan luka di leher dan pipi korban sebab masih menunggu hasil autopsi dari tim medis RS Bhayangkara Kediri.
Selain itu, polisi saat ini juga masih mendalami terkait dengan kematian korban dengan memeriksa sejumlah saksi. Petugas juga mengumpulkan bukti-bukti di lokasi temuan serta sejumlah bukti lainnya.
Dirinya juga menambahkan aliran Sungai Mrican tersebut juga cukup panjang bahkan bisa sampai Kediri. Selain itu, warga sekitar juga tidak ada yang mengenal korban sehingga polisi pun masih mencari identitasnya.
"Warga di sekitar TKP (tempat kejadian perkara) tidak mengenal yang bersangkutan. Bisa jadi dugaannya bukan warga Megaluh tapi terbawa arus sungai,Pihaknya juga menambahkan dari kondisi mayat, korban belum 24 jam. Namun, untuk memastikan kondisinya tetap menunggu hasil autopsi tim medis"pungkasnya".(Jhn/Red)