JAKMAS || SIDOARJO — Di tengah kehangatan warga Desa Kalisampurno, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, tradisi kehormatan khas TNI Angkatan Laut digelar dengan gagah. Tradisi Hasta Pora menjadi saksi perjalanan baru seorang prajurit yang memasuki babak kehidupan berumah tangga.
Sertu TNI Angkatan Laut Muhammad Rifanun Mufarizi, akrab disapa A'an, melaksanakan acara ngunduh mantu bersama Defi Nanda Kusuma, warga Madiun. Acara berlangsung khidmat pada Sabtu, 24 Oktober 2026, bertempat di Jalan H. Umar RT 01/01, Desa Kalisampurno, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo.
Pukul 14.00 WIB menjadi momen istimewa saat tradisi Hasta Pora dimulai. Dua barisan prajurit TNI Angkatan Laut berformasi rapi saling berhadapan, membentuk Gapura Hasta Pora yang gagah dan penuh wibawa. Di bawah lengkung kehormatan itu, kedua mempelai berjalan beriringan disambut salam militer yang khidmat.
Tradisi ini bukan sekadar seremonial belaka. Gapura Hasta Pora menjadi simbol bahwa kehidupan rumah tangga ibarat mengarungi samudra luas. Diperlukan arah yang jelas, kompas yang tepat, dan kerja sama yang kokoh agar bahtera rumah tangga tetap selamat menghadapi segala gelombang kehidupan.
Hadir dalam acara tersebut rekan-rekan prajurit dari kesatuan, keluarga besar kedua belah pihak, serta warga sekitar yang tampak antusias menyaksikan momen sakral ini. Suasana terasa penuh kebanggaan sekaligus keharuan, mempererat silaturahmi antara keluarga prajurit dan masyarakat.
Usai tradisi Hasta Pora dan penyerahan pengantin wanita, malam harinya suasana berubah menjadi lebih meriah. Orkes Melayu Mahapatih Musik tampil memeriahkan acara, menghadirkan penyanyi dangdut Jawa Timur: Rafela Prameswara, Ike Laurent, dan Divara Anjelina.
Seluruh rangkaian acara berjalan lancar, tertib, dan sukses hingga selesai. Semoga Sertu TNI Angkatan Laut Muhammad Rifanun Mufarizi dan Defi Nanda Kusuma senantiasa membina rumah tangga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah, menjadi bahtera yang kokoh mengarungi samudra kehidupan.(Jhon/Dani).