JAKMAS || JOMBANG – Kejadian memprihatinkan melanda wilayah pertanian di Dusun Sembujo Kidul, Desa Budug Sidorejo, Kecamatan Sumobito, Jombang. Sebidang luas lahan tebu terbakar hebat pada Kamis, 27 Agustus 2026. Diduga bermula dari sisa pembakaran yang belum mati sepenuhnya, api merambah hingga melahap wilayah sekitar sekitar 15 hingga 20 hektar.
Kronologi peristiwa diungkapkan warga setempat berinisial Sr kepada awak media. Menurut ceritanya, kejadian bermula sejak malam sebelumnya saat ada warga yang membakar tumpukan daun dan sisa tebangan. Saat itu terlihat seolah sudah selesai, namun ternyata masih tersimpan bara menyala yang tak terlihat jelas di siang hari.
“Tiba‑tiba tertiup angin kencang, bara itu hidup kembali dan meluas dengan cepat ke lahan tebu yang masih berdiri dan belum ditebang,” jelas Sr. Ia memperkirakan luas area yang terdampak mencapai sekitar 15 hektar lebih.
Melihat situasi semakin mengkhawatirkan, tim penanggulangan bahaya segera turun tangan. Sekitar dua unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menekan jilatan api. Upaya pemadaman dilakukan secara gabungan oleh Tim Damkar dari Mojoagung serta Jombang, yang bekerja bahu‑membahu turut dibantu kegigihan warga sekitar yang berjibaku menahan agar tidak meluas lebih jauh.
Hingga berita ini diturunkan, situasi masih berlangsung hangat dan api belum dinyatakan benar‑benar padam. Proses pengejaran dan pendinginan terus dilakukan dengan ketelitian agar tidak terjadi kebakaran ulang yang lebih luas lagi di tengah hamparan pertanian tersebut.(Jhon/Rkz).