12 Jembatan Perintis Garuda Resmi Dibuka, Gerbang Kemajuan Mojokerto Terbuka Lebar

JAKMAS || MOJOKERTO — Sebuah tonggak sejarah baru bagi konektivitas pedesaan di Kabupaten Mojokerto terukir pada Kamis (13/8). Sebanyak 12 unit Jembatan Perintis Garuda yang telah dibangun di berbagai titik kini resmi beroperasi, menyatukan dusun dan desa yang sebelumnya terhalang hambatan fisik. Peresmian dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melalui sambungan video konferensi dari Kabupaten Lebak, Banten.
 
Di tingkat nasional, momen bersejarah ini menandai berfungsinya total 3.395 Jembatan Garuda dan 3.000 titik sumber air bersih yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. Khusus di Mojokerto, pusat kegiatan peresmian berlangsung di Jembatan Armco Perintis Garuda, Dusun Sumberbendo, Desa Sumbertebu, Kecamatan Bangsal.
 
Upacara dihadiri langsung oleh Danrem 082/CPYJ Kolonel Inf Batara yang didampingi Kasdim 0815/Mojokerto Mayor Inf Suwadi mewakili Dandim, Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra, Ketua DPRD Ayni Zuroh, serta unsur Forkopimda dan pimpinan instansi terkait.
 
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pembangunan ini adalah bukti nyata kehadiran negara hingga ke pelosok terpencil. "Negara hadir untuk rakyat yang paling jauh dari pusat kota. Mereka pun berhak menikmati kualitas hidup yang layak," ujarnya tegas.
 
Presiden juga memuji semangat persatuan yang terjalin antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat. "Ini bukti kita bangsa yang bersatu, gotong royong, dan mampu bekerja keras demi kemakmuran saudara-saudara kita di desa," tambahnya.
 
Ke-12 jembatan di Mojokerto terdiri dari satu jembatan Armco, dua jembatan gantung, dan sembilan jembatan beton kokoh. Kehadirannya kini memangkas waktu tempuh, membuka akses pasar bagi hasil bumi, serta mempermudah anak sekolah dan pelayanan kesehatan.
 
Usai peresmian, rombongan meninjau langsung lokasi jembatan dan melaksanakan penebaran 1,5 kuintal bibit ikan lele. Langkah ini menjadi simbol harapan: selain menghubungkan wilayah, pembangunan juga menumbuhkan potensi ekonomi dan ketahanan pangan masyarakat setempat.
 
Kini, jembatan-jembatan itu bukan sekadar penghubung jalan, melainkan gerbang baru bagi kemajuan dan kesejahteraan warga Mojokerto.(Jhon).
Previous Post Next Post