Spanyol Juara Dunia 2026! Gol Ferran Tores Tutup Perjuangan Argentina

JAKMAS || Olahraga - Sejarah baru terukir di MetLife Stadium, Senin (20/7/2026) dini hari WIB. Timnas Spanyol resmi menjadi juara Piala Dunia 2026! Gol tunggal Ferran Torres di menit ke-106 babak perpanjangan waktu mengunci kemenangan 1-0 atas Argentina, sekaligus mengantar La Roja mengangkat trofi dunia untuk kedua kalinya setelah edisi 2010.
 
Kemenangan ini sekaligus menghentikan ambisi Argentina mempertahankan gelar juara yang diraih empat tahun lalu.
 
Sejak peluit awal berkumandang, Spanyol tampil layaknya tuan rumah di lapangan sendiri. Tim asuhan Luis de la Fuente menguasai jalannya pertandingan sepenuhnya: penguasaan bola 65%, melepaskan 20 tembakan dengan 12 tepat sasaran, dan catatan expected goals 1,94. Sebaliknya, Argentina nyaris tak berkutik—hanya dua kali mencoba menembak, tanpa satu pun mengarah ke gawang Unai Simon.
 
Puncak dominasi terjadi saat Enzo Fernandez harus keluar lapangan setelah menerima kartu kuning kedua, membuat Argentina bermain dengan 10 pemain. Spanyol tak menyia-nyiakan peluang: tekanan bertubi-tubi akhirnya dibalas Ferran Torres dengan gol emas yang memecah kebuntuan.
 
 Bintang Spanyol Bersinar Terang: Ferran Sempurna, Yamal & Rodri Tak Terkejar
 
Berikut penilaian performa pemain Spanyol yang mengantar negeri matador kembali ke puncak dunia:
 
Kiper
 
✅ Unai Simon (7/10)
Tenang dan tak tergoyahkan di bawah mistar. Meski jarang diuji, antisipasi dan pembacaan situasinya selalu tepat sasaran.
 
Lini Belakang
 
✅ Pedro Porro (7/10)
Gesit naik-turun di sisi kanan, jadi jembatan serangan sekaligus menjaga pertahanan tetap rapat. Akurasi umpan tinggal sedikit lagi untuk jadi sempurna.
Pau Cubarsi (8/10)
Kedewasaan luar biasa di usia muda! Pertahanan kokoh, nyaman memainkan bola, bahkan berperan dalam insiden kartu merah Enzo Fernandez.
✅ Aymeric Laporte (7/10)
Kapten lini belakang yang tenang. Umpan-umpan panjangnya sering jadi awal serangan mematikan Spanyol.
Marc Cucurella (8/10)
Salah satu pemain terbaik lapangan. Berhasil meredam pergerakan Lionel Messi, sekaligus rajin membuka ruang serangan dari sisi kiri.
 
Lini Tengah
 
✅ Rodri (8/10)
Jenderal lapangan tengah yang tak tergantikan. Mengatur tempo, memutus serangan lawan, dan menyatukan permainan tim dengan sempurna.
✅ Fabian Ruiz (6/10)
Bekerja keras mendukung Rodri, tapi belum terlalu tampil mencolok dalam menciptakan peluang berbahaya.
✅ Dani Olmo (7/10)
Pintar mencari celah dan menjaga ritme permainan, sayangnya beberapa peluang emas belum tuntas jadi gol.
 
Lini Depan
 
Lamine Yamal (8/10)
Mimpi buruk bagi bek Argentina! Kecepatan, kelincahan, dan kreativitasnya memaksa lawan terus melakukan pelanggaran.
✅ Mikel Oyarzabal (6/10)
Bergerak lincah di depan, tapi belum maksimal dalam penyelesaian akhir.
✅ Alex Baena (6/10)
Membantu menjaga penguasaan bola, namun belum memberi dampak besar di area pertahanan lawan.
 
Pemain Pengganti
 
✅ Pedri (7/10)
Masuk langsung menghidupkan serangan Spanyol dengan ide-ide mainnya yang cerdas.
⭐ Ferran Torres (10/10)
Pahlawan sejati! Sempat terbuang peluang, tapi ia menebus semuanya dengan gol tunggal yang mengantar Spanyol juara dunia.
✅ Nico Williams (8/10)
Mengubah arus pertandingan dengan kecepatan dan keberanian menembus pertahanan lawan. Berperan krusial dalam proses gol kemenangan.
✅ Mikel Merino (6/10)
Menyuntikkan energi baru di tengah lapangan, meski belum bisa mencetak poin tambahan.
 
 Keberhasilan ini adalah bukti nyata kehebatan proyek regenerasi Luis de la Fuente. Perpaduan memukau antara talenta muda berbakat seperti Lamine Yamal dan Pau Cubarsi, dengan pengalaman emas Rodri dan kawan-kawan, membawa Spanyol kembali mengukir namanya sebagai raja sepak bola dunia.(Jhon/Budi B).
Previous Post Next Post