Diduga Karna Sakit,Supir Angkut Gabah Meninggal di Area Persawahan Kesamben


JAKMAS || Jombang - Bertempat di area persawahan Dusun Cangkring Malang ,Desa Carang Rejo,Kecamatan Kesamben Kabupaten Jombang Seorang supir gabah di temukan  meninggal dunia secara mendadak di atas kendaraannya,peristiwa itu di duga karna kondisi kesehatan korban sebelumnya memang sudah sakit .

Berdasarkan keterangan saksi dan hasil penyelidikan petugas ,korban di ketahui bernama Hadi Triono (52) Warga Dusun Kabuh ,Desa Kabuh ,Kecamatan Kabuh,Kabupaten Jombang.,Sebelumnya korban berangkat bersama seorang Mandor dari Sumobito menuju ke lokasi kejadian yaitu di area  persawahan Dusun Cangkring Malang,Desa Carang Rejo pada pukul 17 :00 WIB  ,Peristiwa tragis ini terjadi pada hari Sabtu pukul 18:00 WIB tanggal 11/04/2026.

Dari hasil pemeriksaan awal oleh petugas media yang datang ke lokasi ,tidak di temukan adanya tanda tanda kekerasan pada tubuh korban,korban di ketahui sebelumnya dalam kondisi sakit dan sedang menjalani perawatan ,dan kuat dugaan meninggal karna sakit mendadak ,jenazah korban kemudian di bawa oleh pihak keluarga untuk di semayamkan.

Kejadian ini pertama kali di laporkan oleh Ahmad Taufikur Rohman (50),seorang mandor sekaligus pedagang asal Desa Sumbergandu,Kecamatan Pilangkenceng,dari pihak saksi lain yang turut memberikan keterangan adalah Fery Wibowo (30)Warga Desa Kabuh.

Petugas dari Polsek Kesamben bersama unit Reskrim Segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara(TKP) dan meminta keterangan dari para saksi,sealin itu petugas kesehatan dari puskesmas Sumobito serta Kepala Desa Karangrejo Juga turut hadir di lokasi.

Kapolsek Kesamben AKP Niswan S.H "menyampaikan" bahwa pihaknya telah melakukan langkah langkah penanganan yang sesuai prosedur,termasuk penerbitan laporan polisi dan pelaporan kepada pimpinan.

Dari langkah langkah yang di lakukan Polisi adalah mendatangi dan mengamankan TKP,mengumpulkan keterangan saksi ,menerbitkan laporan resmi Kejadian ,melaporkan hasil kejadian kepada pimpinan ,peristiwa ini akan menjadi pengingat pentingnya memperhatikan kondisi kesehatan,terutama bagi pekerja dengan aktifitas fisik tinggi seperti sopir angkutan barang,untuk mencegah kejadian serupa di masa yang kan datang .(Kelip).
Previous Post Next Post