Warung Roboh Akibat Angin Puting Beliung di Mojoagung, Camat Anjik Turun Ke Lokasi



JAKMAS || Jombang – Camat Mojoagung Anjik Eko Saputro bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jombang turun langsung meninjau lokasi bencana angin puting beliung yang mengakibatkan  warung milik warga roboh di Dusun Guyangan, Desa Betek, Kecamatan Mojoagung, pada hari Rabu 4/2/2026.

Peristiwa itu terjadi saat hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah setempat,akibat cuaca ekstrem itu, bangunan warung milik Tini (44) yang berada di RT 01 RW 01 Dusun Guyangan ambruk dan mengalami kerusakan yang cukup parah.

Tini "mengatakan" saat kejadian warungnya sedang dipenuhi pengunjung yang berteduh dari hujan,Waktu itu hujan deras dan angin kencang sekali,Sedangkan di dalam warung terdapat sekitar sepuluh orang lebih yang sedang berteduh nunggu hujan reda,"katanya".

Namun akibat kejadian tersebut beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka-luka, Para pengunjung yang terdiri dari pengendara sepeda motor, mobil, hingga pejalan kaki berhasil menyelamatkan diri sebelum bangunan warung itu roboh.

Meskipun demikian, kerugian materiil yang dialami korban terbilang cukup lumayan besar, Seluruh perlengkapan usaha, termasuk etalase dan barang dagangan, rusak tertimpa material bangunan yang luluh lantak akibat angin puting beliung.

Perkiraa. Kerugian sekitar Rp20 juta lebih, Etalase dan barang dagangan semuanya rusak"papar Tini.

Menyikapi kejadian ini,Camat Mojoagung Anjik Eko Saputro"menyampaikan" bahwa pihak kecamatan telah melakukan survei langsung di lapangan untuk memastikan dampak kerusakan akibat bencana"ungkapnya".

Dan kami sudah turun langsung melakukan survei di lokasi kejadian. Selanjutnya hasil pendataan ini kami ajukan kepada Pemerintah Daerah melalui BPBD Kabupaten Jombang agar korban bisa mendapatkan bantuan sesuai ketentuan,"ujar Anjik".

"Masih dengan Anjik " pemerintah kecamatan akan terus berkoordinasi dengan BPBD serta pemerintah desa untuk memastikan penanganan pascabencana berjalan cepat dan tepat sasaran"pungkasnya" .

Sedangkan Tini pemilik warung" mengungkapkan" telah menjalankan usaha warung tersebut selama kurang lebih 15 tahun. Ia berharap adanya perhatian dan bantuan dari pemerintah desa maupun pihak terkait atas musibah yang telah menimpanya.- Jhon/Suwarno.
Previous Post Next Post