Polisi Usut Kematian Ibu Dan Anak Di Jombang ,Yang Diduga Korban Pembunuhan



JAKMAS || Jombang - Pihak aparat Kepolisian Resor Jombang, Jawa Timur,Terus melakukan  pengusutan kasus kematian ibu dan anaknya yang jenazahnya ditemukan di bekas asrama polisi di Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang,diduga menjadi korban pembunuhan.

Kasat Reskrim AKP Dimas Robin  Alexander S.I.K,.M.Sc di Jombang, Kamis, mengemukakan polisi masih mencocokkan data dari kedua korban.

Dari data  laporan yang masuk,sebelumnya  ada suami yang mengaku kehilangan istri serta anaknya yang masih berusia lima tahun. Saat ini, polisi masih berusaha mengidentifikasi korban.


Namun saat ini ,jenazah belum berhasil diidentifikasi karena ada kendala beberapa sidik jari yang sudah rusak. Jadi, belum bisa kami baca dengan alat identifikasi,"Jelasnya".

Ia mengatakan di lokasi kejadian ditemukan kendaraan roda dua. Polisi memeriksa kendaraan itu dan mendapati nama yang diduga adalah suami korban,kendaraan tersebut ditemukan di pintu masuk gedung bekas asrama polisi yang ada di Dusun/Desa Rejoagung, Jombang.

Saat ini, polisi masih berusaha menyelidiki, termasuk meminta keterangan dari pria yang mengaku kehilangan istri dan anaknya,pria itu juga telah melapor ke petugas kehilangan istrinya. Dari keterangan yang didapat, istrinya meninggalkan rumah pada pagi hari bersama sang anak.

"Secara penyelidikan di lapangan, suami sudah melaporkan orang hilang. Secara ilmiah belum bisa kami dapatkan identitasnya. Namun, dugaan sementara kuat memang ini ibu dan anak," ujarnya.

Polisi juga melakukan otopsi terkait dengan temuan jenazah tersebut sebagai upaya untuk memastikan penyebab kematiannya sekaligus mengetahui identitas kedua jenazah tersebut.

"Dilakukan autopsi untuk tahu penyebab kematian. Nanti kami sampaikan sekaligus memastikan identitasnya,terkait sidik jari yang rusak, Dimas mengatakan petugas akan berusaha mencari alternatif yang lain, misalnya dengan tes DNA"tambahnya".

Dua jenazah yang ditemukan di bekas asrama polisi yang ada di Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang, diduga adalah ibu dan anak. Keduanya ditemukan warga dalam kondisi memprihatinkan tanpa busana, Rabu siang 25/02/2026.

Saat di temukan kondisi sebagian kulit tubuh juga melepuh seperti usai terbakar,posisi  kedua mayat dalam kondisi miring sehingga mereka saling berhadapan"pungkasnya".(MKd/Jhn).
Previous Post Next Post