JAKMAS || Mojokerto, – Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, bayi yang di temukan di hutan Pacet berjenis kelamin perempuan dengan panjang tubuh sekitar 50 sentimeter,Identitas jenazah bayi yang ditemukan terbungkus dalam tas hitam di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo, Kecamatan Pacet, PKabupaten Mojokerto, mulai terungkap.
AKP Aldhino Primawirdhan Kasat Reskrim Polres Mojokerto " mengatakan" bahwa saat ini proses penyelidikan masih terus berlangsung. Jenazah bayi telah dibawa ke RSUD Sumberglagah, Pacet, untuk menjalani autopsi guna memastikan penyebab kematian "paparnya".
"Masih dengan AKP Aldhino “Penanganan saat ini dilakukan oleh Polsek Pacet dan Polres Mojokerto. Kami masih menunggu hasil autopsi dari RSUD Sumberglagah,” ujarnya, pada Senin (2/2/2026).
Polisi juga mengamankan lsejumlah barang bukti yang ditemukan di lokasi kejadian. Barang bukti tersebut di antaranya tas hitam, plastik merah yang digunakan sebagai pembungkus, pakaian perempuan, ari-ari bayi, serta tisu.
Terkait indikasi penyebab kematian, pihak kepolisian belum dapat menyimpulkan dan masih menunggu hasil pemeriksaan medis secara menyeluruh dari pihak rumah sakit.
Sebelumnya, sesosok mayat bayi ditemukan di aliran sungai kawasan hutan Tahura Raden Soerjo, Blok Watu Ondo, Dusun Pacet Selatan, Desa/Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, pada Senin (2/2/2026) sekitar pukul 09.30 WIB. Bayi tersebut diduga baru dilahirkan dan ditemukan dalam kondisi terbungkus plastik merah yang dimasukkan ke dalam tas hitam.
Lokasi penemuan berada sekitar 300 meter dari jalan raya. Mengetahui temuan tersebut, petugas Tahura segera melaporkan kejadian ke Polsek Pacet. Petugas kepolisian yang datang ke lokasi langsung mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) dan memasang garis polisi.
Proses evakuasi jenazah bayi dilakukan dengan bantuan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Mojokerto bersama sejumlah relawan. Hingga kini, kepolisian masih terus melakukan penyelidikan Lebih lanjut untuk mengungkap dan menangkap pelaku.(JHON/ADI).