JAKMAS || Sidoarjo - Beberapa warga Desa Balongdowo berjibaku untuk menyelamatkan seperangkat sound system (Horeg) yang diangkut sebuah perahu dari 39 Perahu Sound Horeg saat pesta perayaan Nyadran di Sungai Balongdowo, Kecamatan Candi, Sidoarjo,pada Sabtu sore 07/02/2026.
Perahu beserta sound Horeg ini tenggelam di Duga akibat beban muatan berlebih saat persiapan tradisi Nyadran di perairan Sungai Desa Balongdowo, Kecamatan Candi ,Kabupaten Sidoarjo,Provinsi Jawa Timur.
Insiden yang tidak diharapkan itu, membuat semua penonton acara Nyadran kebingungan. Bahkan di lokasi kejadian saat para pemuda desa dengan heroik terjun ke air sungai, demi menyelamatkan aset sound Horeg yang tenggelam
Tangis sedih dan pilu serta nstruksi bersahutan di tengah persiapan pesta rakyat yang seharusnya penuh suka dan cita itu. Beban perangkat audio yang terlampau berat membuat lambung perahu tak kuasa menahan tekanan air hingga akhirnya oleng dan tenggelam di perairan sebelum sampai di Pantai Kota Delta .
Peristiwa mengejutkan ini, terjadi tepat saat tim teknis melakukan proses check sound (uji coba suara) untuk memastikan kualitas audio menggelegar yang bakal disiapkan untuk pembukaan Nyadran, yang akan di gelar pada Minggu pagi 08/02/2026.
Seperangkat mesin, pengolah suara yang biasanya memekakkan telinga, kini membisu tertelan air keruh sungai Balongdowo. Tetapi, semangat warga tak ikut tenggelam, mereka justru semakin solid menunjukkan solidaritas tanpa batas.
Pj Kepala Desa Balongdowo, Arif Wibowo memberikan pernyataan tegas terkait musibah itu. Menurutnya peristiwa itu baru kali pertama terjadi. Karena itu, bakal menjadi bahan evaluasi mendalam pada acara Nyadran di tahun tahun kedepan.
Insiden ini, murni musibah akibat semangat yang terlalu tinggi untuk memeriahkan tradisi (Nyadran). Kami memastikan tidak ada korban jiwa dan acara tetap berlanjut besok dengan pengamanan yang jauh lebih ketat serta teknis yang lebih aman," ujar Arif Wibowo".
Perayaan tradisi Nyadran kali ini, lanjut Arif memang berlangsung spektakuler. Bahkan bisa dibilang, jauh berbeda dari tahun - tahun sebelumnya. Perahu berisikan rangkaian instalasi Sound Horeg itu, mewarnai kemeriahan perayaan Nyadran di Balongdowo Tahun ini.
Tidak kurang dari 39 unit Perahu Sound Horeg yang ikut berpartisipasi. Kreasi spektakuler itu murni swadaya warga Desa Balongdowo, yang rata – rata sumbangsih kreasi anak mudanya. Sedikitnya, untuk sebuah Perahunya, terdapat pengeras suara berkekuatan 120 kva "pungkasnya "(Ebek/Jhon).