Geger Pencari Kayu Hilang Tercebur di Dam Sungai Sadar Bangsal Mojokerto



JAKMAS || Mojokerto  - Seorang warga bernama  Solihin, 62, asal Desa Kwatu, Kecamatan Mojoanyar yang semalam dilaporkan hilang diduga terpeleset dan tenggelam,telah ditemukan tewas di Sungai Sadar, Desa Tinggarbuntut, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto,pada hari  Rabu 21/01/2026.

Seorang warga Desa Tinggarbuntut Sumar "mengungkapkan" awalnya Solihin mendatangi warung miliknya dengan membawa motor Yamaha Mio J nopol S 2830 RS sekitar pukul 21.00, Selasa 20/01/2026 Menurutnya, sehari-hari korban memang beraktivitas mencari potongan kayu di dekat pintu air Bendung Tinggarbuntut. ’’Tiap hari datang ke sini mencari kayu yang terbawa arus,’’ ungkapnya .

Hingga hari  Rabu dini hari 21/01, Solihin tak kunjung kembali. Karena tak melihatnya , Sumar sempat melakukan pencarian namun tidak ada  hasil. ’’Sampai jam 01.00 belum ketemu,’’ paparnya".

Setelah menerima laporan warga ,Kapolsek Bangsal AKP Yogie melakukan upaya penelusuran bersama tim gabungan dari Basarnas, BPBD Kabupaten Mojokerto, relawan, dan masyarakat pada Rabu pagi (21/1). Pencarian dilakukan dari Dam atau Bendung Tinggarbuntut dan sepanjang aliran Sungai Sadar. ’’Kami menerima laporan ada masyarakat yang diduga tenggelam,’’ tegasnya".

Dari upaya pencarian, ujar Yogie, petugas menemukan baju, sarung, serta sandal milik korban. Termasuk satu unit motor yang masih terparkir di depan warung. ’’Warung ini juga yang jadi tempat korban ngopi dulu sebelum melakukan aktivitas pencarian kayu,’’ tambahnya".

Setelah korban di temukan ,Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah Solihin, pencari kayu yang ditemukan tewas tenggelam di aliran Sungai Sadar, Desa Tinggarbuntut, Kecamatan Bangsal, kemarin 21/01/2026.

 Komandan Tim SAR Basarnas Surabaya Andy Pamuji "menyebutkan", pencarian korban dilakukan menggunakan perahu karet di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) Bendung Tinggarbuntut. Karena tak membuahkan hasil, pencarian dilanjutkan dengan penyisiran di sepanjang Sungai Sadar. ’’Kita kerahkan 25 orang,’’ ungkapnya"

Selama kurang lebih lima jam pencarian, tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan korban. Tubuh Solihin terseret arus sejauh 1 kilometer dari TKP dengan kondisi tak bernyawa. ’’Pada pukul 11.58, korban ditemukan oleh tim SAR gabungan dengan jarak 1 kilometer dalam kondisi meninggal dunia,’’ sebutnya.

Secara fisik, tandas Andy, korban tidak ada tanda-tanda luka akibat kekerasan. Namun, jenazah Solihin tetap dilakukan evakuasi ke Puskesmas Bangsal untuk dilakukan penanganan lebih lanjut. ’’Kondisi korban sedikit tertutup lumpur sama pasir. Untuk luka-luka nihil,’’ pungkasnya-IPIN/JHON.
Previous Post Next Post